Sleman (MTsN 10 Sleman) – Kampus Universitas Amikom Yogyakarta bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman menyelenggarakan Seminar Harmoni Pendidikan pada Senin (13/4/2026). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Cinema Amikom dan diikuti oleh ratusan perwakilan guru serta kepala sekolah/madrasah yang tergabung dalam Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) se-Kabupaten Sleman.

Seminar ini menghadirkan Rektor Universitas Amikom Yogyakarta, M. Suyanto, serta motivator Dwiyono Iriyanto sebagai narasumber. Dwiyono memaparkan pentingnya sinergi antara keluarga, orang tua, murid, dan sekolah dalam membangun harmoni menuju kesuksesan bersama.
Sementara itu, Prof. Suyanto membedah pentingnya kreativitas dan ide di era digital untuk menaklukkan dunia. Berbagai penghargaan tingkat nasional dan internasional yang diraih Amikom menjadi wujud nyata kreativitas dalam bidang digital, ekonomi, dan seni berbasis teknologi. “Genggam dunia dengan ide dan kreativitas,” tandasnya.
Ketua MKKS Kabupaten Sleman, Slamet Riyadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa seminar di Amikom merupakan wujud sinergi dalam dunia pendidikan melalui semangat “Berkarya, Berbagi, dan Berkolaborasi.” Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Universitas Amikom Yogyakarta serta seluruh peserta yang hadir. “Semoga kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk menemukan formula harmonisasi antara keluarga dan sekolah,” ujarnya.
Sementara itu, mewakili Kepala Dinas Pendidikan Sleman, Ponidi menyampaikan terima kasih kepada rektor dan seluruh civitas akademika Universitas Amikom Yogyakarta. Ia menekankan pentingnya peran Amikom dalam pengembangan pendidikan, khususnya di bidang coding dan kecerdasan buatan (AI), yang kini semakin banyak melibatkan dunia pendidikan.
“Informasi dan inovasi pendidikan perlu terus disampaikan secara berulang melalui dinas, pengawas, dan kepala sekolah/madrasah agar dapat diterapkan secara optimal,” ungkapnya.
MTsN 10 Sleman turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Kepala MTsN 10 Sleman, Paijo, S.Ag. bersama dua guru, Nelly Saraswati, S.Pd. dan M. Ikhwan Nurohim, S.Pd. hadir sebagai perwakilan madrasah. Kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk menimba wawasan dari narasumber sejak awal hingga akhir sesi.
“Partisipasi ini diharapkan dapat memperkuat wawasan serta meningkatkan kolaborasi dalam menciptakan harmonisasi pendidikan antara madrasah, keluarga, dan masyarakat,” ujar Paijo (nsw)