Sleman  (MTsN 10 Sleman) Langkah baru dalam dunia pengabdian resmi dimulai oleh tiga pendidik dari Madrasah Tsanawiyah Negeri 10 Sleman. Mereka secara resmi dilantik dan diambil sumpahnya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) Formasi Tahun 2024 di lingkungan Kementerian Agama.

Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat tersebut bertempat di Aula Lantai 3 Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman pada Kamis (21/5/2026). Momentum ini menandai perubahan status ketiganya dari Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) 100%, sekaligus sebagai penanda resmi diterimanya jabatan fungsional guru.

Ketiga ASN baru yang dilantik tersebut adalah Gayatri Kumala Wardani (Guru Mata Pelajaran Bahasa Jawa), Insan Yudha Pranata (Guru Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam), dan Ilham Bagoes Tripoetra (Guru Mata Pelajaran Informatika).

Pengambilan sumpah jabatan ini dipimpin langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, secara daring dari Jakarta. Sumpah tersebut diikrarkan secara serentak oleh 16.138 PNS baru Kementerian Agama di seluruh penjuru Indonesia.

Dalam arahannya, Menteri Agama menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar agenda seremonial. Namun, momen ini merupakan awal dari komitmen teguh untuk setia kepada Pancasila, UUD 1945, NKRI, serta wujud pengabdian tanpa batas bagi negara.

Nasaruddin Umar juga menginstruksikan kepada seluruh ASN Kemenag agar memegang teguh prinsip kerja ISTIQOMAH, yang merupakan akronim dari Ikhlas, Sabar, Tawadhu, Ihsan, Qonaah, dan Hikmah.

“Semua ASN harus mampu menerapkan prinsip Istiqomah ini dalam menjalankan tugasnya sebagai pelayan masyarakat sekaligus garda terdepan dalam menjaga harmoni beragama di Indonesia,” tegas Menag dalam pidatonya.

Dengan bertambahnya tiga personel PNS baru ini, kualitas layanan pendidikan di MTsN 10 Sleman diharapkan semakin meningkat, inovatif, dan mampu membawa dampak positif bagi seluruh civitas akademika madrasah. (gkw)