Sleman (MTsN 10 Sleman) – Palang Merah Remaja (PMR) MTsN 10 Sleman kembali menunjukkan perannya dalam urusan  kesehatan di madrasah. Sebagai salah satu ekstrakurikuler yang cukup diminati dengan anggota sekitar 50 siswa, PMR memiliki tugas penting: memberikan pertolongan pertama, mengelola Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), serta menjadi kader kesehatan yang mengajak teman sebaya hidup sehat.

Salah satu tugas rutin anggota PMR adalah berjaga saat upacara atau apel pagi di lapangan madrasah. Dengan kesigapan tinggi, mereka memberikan bantuan kepada siswa yang mengalami gangguan kesehatan ringan, seperti pusing, mual, dan kelelahan. Aksi sigap ini juga terlihat saat apel perdana masuk sekolah semester genap pada Senin (5/1/2026).

Sepanjang prosesi apel, anggota PMR tampak berjaga di belakang barisan. Saat melihat beberapa siswa yang mulai tampak pucat dan mengundurkan diri dari barisan, anggota PMR dengan cekatan merangkul dan menggandeng mereka menuju ruang UKS. Di sana, mereka memberikan perawatan awal dengan membalurkan minyak kayu putih serta menyediakan minuman hangat untuk memulihkan kondisi siswa.

“Untuk kejadian ringan, biasanya siswa lekas pulih dan bisa kembali melanjutkan aktivitas belajar di kelas,” terang Alzena, salah satu anggota PMR.

Meskipun menangani kasus ringan secara mandiri, PMR tetap memiliki prosedur darurat untuk kondisi yang lebih serius. “Untuk kasus yang berat, kami segera menghubungi guru dan orang tua agar bisa diambil tindakan lebih lanjut ke fasilitas kesehatan,” ujar Febriana, siswa kelas 8A. (nsw)