Sleman (MTsN 10 Sleman). Berakhirnya masa bakti kepengurusan OSIS MTsN 10 Sleman periode 2025/2026 menjadi penanda dimulainya babak baru kepemimpinan siswa. Madrasah menggelar Pemilihan Umum Ketua OSIS (Pemilos) yang berlangsung di Dome MTsN 10 Sleman pada Senin (26/10/2026). Kegiatan ini diikuti oleh murid, guru, dan pegawai madrasah yang berlangsung pukul 12.30 s.d.15.00.
Berbeda dari pemilihan konvensional, Pemilos kali ini menggunakan sistem digitalisasi berbasis media daring (online). Anggota tim IT MTsN 10 Sleman, Exwan Juni Prasetya, menjelaskan keunggulan dari sistem yang diterapkan tersebut.
“Sistem ini bersifat digital, cepat, dan aman,” ujar Exwan. Ia menambahkan bahwa setiap pemilih terlebih dahulu melakukan presensi untuk mendapatkan kode token unik yang berbeda satu sama lain sebelum memberikan hak suaranya.
Kegiatan Pemilos resmi dibuka oleh Kepala MTsN 10 Sleman, Paijo, S.Ag., M.Pd. Dalam arahannya, ia berpesan agar para pemilih menentukan pilihan terbaik berdasarkan kompetensi serta visi dan misi para calon.
“Pilihan bukan berdasarkan suka atau tidak suka. Pilihlah yang terbaik,” pesan Paijo.
Kepada para Calon Ketua OSIS, Kepala Madrasah juga memberikan penegasan khusus. “Jika terpilih, tunjukkan kinerja, disiplin, dan prestasi. Jadilah teladan bagi teman-teman yang lain,” tandasnya.
Pelaksanaan Pemilos berjalan dengan tertib dan lancar. Keberhasilan acara ini tidak lepas dari peran pengurus OSIS periode sebelumnya yang sigap membantu di lapangan, mulai dari menjaga meja presensi hingga memandu para pemilih. Untuk memperlancar proses pemungutan suara, panitia menyediakan 6 bilik suara yang masing-masing dilengkapi dengan perangkat laptop. (nsw)