Sleman (MTsN 10 Sleman) – Muhammad Janitra Daniswara, siswa kelas 9 MTsN 10 Sleman, mengoleksi 44 medali tingkat nasional sepanjang 2025–2026. Capaian tersebut terdiri atas 38 medali emas dan 6 medali perak yang diperoleh melalui berbagai kompetisi akademik di sejumlah bidang. Beragamnya raihan medali dimungkinkan maraknya kompetisi  secara online (daring) yang mudah diakses untuk pengembangan belajar.

Sepanjang 2025, Janitra tercatat meraih 27 medali, terdiri atas 24 medali emas dan 3 medali perak. Medali tersebut diperoleh melalui berbagai ajang nasional seperti ISMO, FASNAS, OSKN, OSAI, KSOB, OHKN, OSAN, NOSeC, JAAGO, OGPN, KSB, dan IYSMO.

Sementara itu, pada 2026, Janitra kembali memperoleh 17 medali yang terdiri atas 14 medali emas dan 3 medali perak. Beberapa ajang yang diikuti antara lain ONSB, OPSI, OSSI, OGPN, OSAN, dan OAN-KP.

Berikut 44 Medali Nasional yang berhasil diraihnya:

2025

  1. ISMO 2025 – Medali Emas bidang Informatika (Nasional)
  2. FASNAS 2025 – Medali Emas bidang Pendidikan Agama Islam (Nasional)
  3. FASNAS 2025 – Medali Perak bidang Informatika (Nasional)
  4. FASNAS 2025 – Medali Emas bidang Bahasa Indonesia (Nasional)
  5. OSKN 2025 – Medali Emas bidang Pendidikan Agama Islam (Nasional)
  6. OSKN 2025 – Medali Emas bidang Bahasa Indonesia (Nasional)
  7. OSAI 2025 – Medali Emas bidang Pendidikan Agama Islam (Nasional)
  8. OSAI 2025 – Medali Emas bidang PKN (Nasional)
  9. OSAI 2025 – Medali Emas bidang Bahasa Indonesia (Nasional)
  10. KSOB 2025 – Medali Emas bidang Informatika (Nasional)
  11. KSOB 2025 – Medali Emas bidang Bahasa Indonesia (Nasional)
  12. OHKN 2025 – Medali Emas bidang Pendidikan Agama dan Budi Pekerti (Nasional)
  13. OHKN 2025 – Medali Perak bidang Informatika (Nasional)
  14. OHKN 2025 – Medali Emas bidang Pendidikan Pancasila (Nasional)
  15. OHKN 2025 – Medali Emas bidang Bahasa Indonesia (Nasional)
  16. OSAN 2025 – Medali Perak bidang Bahasa Indonesia (Nasional)
  17. NOSeC 2025 – Medali Emas bidang Bahasa Indonesia (Nasional)
  18. JAAGO 2025 – Medali Emas bidang PAI (Nasional)
  19. JAAGO 2025 – Medali Emas bidang Kedokteran Dasar (Nasional)
  20. JAAGO 2025 – Medali Emas bidang Bahasa Indonesia (Nasional)
  21. OGPN 2025 – Medali Emas bidang Bahasa Indonesia (Nasional)
  22. KSB 2025 – Medali Perak bidang Kedokteran Dasar (Nasional)
  23. KSB 2025 – Medali Emas bidang Bahasa Indonesia (Nasional)
  24. IYSMO 2025 – Medali Emas bidang Informatika (Nasional)
  25. IYSMO 2025 – Medali Emas bidang Bahasa Inggris (Nasional)
  26. IYSMO 2025 – Medali Emas bidang IPA (Nasional)
  27. IYSMO 2025 – Medali Emas bidang Bahasa Indonesia (Nasional)

2026

  1. ONSB 2026 – Medali Emas bidang Biologi Terpadu (Nasional)
  2. ONSB 2026 – Medali Emas bidang IPA (Nasional)
  3. ONSB 2026 – Medali Emas bidang Bahasa Indonesia (Nasional)
  4. OPSI 2026 – Medali Emas bidang Bahasa Inggris (Nasional)
  5. OPSI 2026 – Medali Emas bidang IPA (Nasional)
  6. OPSI 2026 – Medali Emas bidang Bahasa Indonesia (Nasional)
  7. OSSI 2026 – Medali Emas bidang Bahasa Indonesia (Nasional)
  8. OSSI 2026 – Medali Perak bidang Biologi Terpadu (Nasional)
  9. OSSI 2026 – Medali Perak bidang IPA (Nasional)
  10. OGPN 2026 – Medali Emas bidang IPS (Nasional)
  11. OGPN 2026 – Medali Emas bidang Bahasa Inggris (Nasional)
  12. OGPN 2026 – Medali Emas bidang Bahasa Indonesia – Absolute Winner/Peringkat 1 Nasional
  13. OSAN 2026 – Medali Emas bidang Kedokteran Dasar (Nasional)
  14. OSAN 2026 – Medali Emas bidang Bahasa Inggris (Nasional)
  15. OSAN 2026 – Medali Emas bidang Bahasa Indonesia (Nasional)
  16. OAN-KP 2026 – Medali Emas bidang Kedokteran Dasar (Nasional)
  17. OAN-KP 2026 – Medali Emas bidang Bahasa Indonesia (Nasional)

Salah satu bidang yang cukup sering muncul dalam daftar capaian tersebut adalah Bahasa Indonesia. Selain itu, Janitra juga mengikuti kompetisi pada bidang sains dan teknologi, seperti IPA, Biologi Terpadu, Informatika, dan Kedokteran Dasar. Perpaduan tersebut menunjukkan minat akademik yang cukup beragam.

“Saya memang tertarik dengan sains, terutama yang berhubungan dengan tubuh manusia dan kedokteran dasar. Saya ingin memahami bukan hanya jawabannya, tetapi juga bagaimana suatu proses bisa terjadi. Dari situ saya jadi semakin tertarik untuk belajar lebih dalam,” ujar Janitra.

Bagi Danish, kompetisi sarana penting meningkatkan kemampuan belajar.“Buat saya, medali memang menjadi hasil dari kompetisi, tetapi yang paling penting adalah proses belajarnya. Dari setiap lomba, saya bisa mempelajari materi yang berbeda dan mengetahui bagian mana yang masih harus saya pelajari lagi,” katanya.

Capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan keluarga. Janitra merupakan putra dari pasangan Suradiyanto dan Sulistiyani. Dukungan orang tua dalam kegiatan belajar, persiapan kompetisi, serta kesempatan untuk mengikuti berbagai ajang akademik menjadi bagian dari proses yang dijalani Janitra selama mengikuti kompetisi.

Dengan total 44 medali nasional yang terdiri atas 38 medali emas dan 6 medali perak, capaian Janitra selama 2025–2026 menjadi catatan perjalanan akademik yang diperoleh melalui kompetisi lintas bidang. Ke depan, ia ingin terus mengembangkan kemampuan, terutama pada bidang sains, riset, dan kedokteran dasar, sekaligus tetap membuka diri terhadap bidang akademik lainnya.

(jta/)