SLEMAN (MTsN 10 Sleman) Menindaklanjuti Instruksi Bupati Sleman serta Surat Edaran Pemerintah Kabupaten Sleman, MTsN 10 Sleman mengikuti secara live streaming Deklarasi Pencegahan Kenakalan Remaja, Kekerasan, dan Paham Radikalisme Kabupaten Sleman, Rabu (7/10/2026).

Bertempat di ruang kelas masing-masing, kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 10.00 WIB ini diikuti oleh segenap murid dengan didampingi oleh guru mata pelajaran yang terjadwal mengajar pada jam tersebut. Tampak di setiap kelas murid menyimak rangkaian acara deklarasi yang dipusatkan di SMKN 1 Godean. Tampak hadir pula secara langsung Kepala Kantor Kemeneterian Agama (Kakanmenag) Sleman H. Nadhif beserta murid dan guru perwakilan madrasah
Puncak acara ditandai dengan pembacaan deklarasi ditirukan oleh murid yang hadir dan murid yang mengikuti di ruang kelas.
“Kami peserta didik Kabuaten Sleman dengan sadar dan penuh tanggung jawab berjanji melaksanakan kewajiban sebagai peserta didik dengan sungguh-sungguh, disiplin dan tanggng jawab serta mematuhi tata tertinb sekolah …. , “ ucap Avrisa perwakilan murid dari SMK Godean . Sejumlah poin deklarasi berisi kesanggupan untuk Pencegahan Kenakalan Remaja, Kekerasan, dan Paham Radikalisme tegas dibacakan.
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, dalam arahannya menyampaikan bahwa pencegahan perilaku negatif merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Orang tua, guru, pemerintah, and lingkungan masyarakat memiliki peran yang sama penting dalam melindungi anak dari berbagai bentuk kekerasan,” tegas Harda Kiswaya.
Ia juga mengimbau kepada seluruh peserta didik agar memanfaatkan masa muda dengan kegiatan positif serta senantiasa memilah informasi secara bijak di era digital guna menghindari narasi-narasi menyesatkan yang berpotensi memicu radikalisme.
Kepala MTsN 10 Sleman Paijo, S.Ag., MPd. menyambut baik kegiatan tersebut. “Kegiatan ini memperkuat komitmen madrasah kami untuk terus mendukung dan mempraktikkan Pencegahan Kenakalan Remaja, Kekerasan, dan Paham Radikalisme, “tegasnya.
MTsN 10 Sleman sebelumnya telah mengadakan acara serupa berupa deklarasi Pencegahan Kenakalan Remaja, Kekerasan, dan Paham Radikalisme tingkat madrasah. (nsw)