Sleman (MTsN10 Sleman). Tiga Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari MTsN 10 Sleman mengikuti Evaluasi Masa Percobaan CPNS Formasi Tahun 2024. Kegiatan yang dipusatkan di Aula Lantai 3 Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman pada Senin (13/4) ini, merupakan prasyarat mutlak sebelum mereka resmi dilantik menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Delegasi dari MTsN 10 Sleman tersebut terdiri dari Gayatri Kumala Wardani, Insan Yudha Pranata, dan Ilham Bagoes Tripoetra. Ketiganya bergabung bersama 76 peserta lainnya dari berbagai satuan kerja di lingkungan Kemenag Sleman untuk menjalani penilaian intensif.
Dalam laporan pembukaan, Analis SDM Kanwil Kemenag DIY, Edy Purwanto, menegaskan bahwa evaluasi ini bertujuan memotret kesiapan CPNS secara utuh. Fokus penilaian meliputi enam aspek kunci: kesesuaian penempatan dengan jabatan, kinerja berdasarkan tupoksi, disiplin, aspek kesehatan, kelulusan pelatihan dasar (Latsar) CPNS, hingga kelengkapan administrasi.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata implementasi visi Kepala Kanwil Kemenag DIY, Ahmad Bahiej, yang menghendaki ASN yang berjiwa melayani. “Sebagai bagian dari pelayan masyarakat, kita dituntut membawa perubahan agar Kementerian Agama lebih baik dari hari ke hari melalui kerja keras yang profesional dan berintegritas,” kutip pesan yang ditekankan dalam forum tersebut.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sleman, Nadhif, dalam arahannya memberikan motivasi khusus kepada para peserta. Ia mengingatkan bahwa masa percobaan adalah waktu untuk “menghias diri” dengan kualitas terbaik sebagai aparatur negara. “Evaluasi ini bukan sekadar formalitas administratif. Ini adalah pembuktian kelayakan. Jadilah ASN yang menjadi pelopor inovasi dan selalu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Nadhif yang juga menyelingi arahannya dengan ucapan selamat Idulfitri 1447 H.
Fokus utama kegiatan adalah verifikasi data lapangan dan wawancara yang dilakukan oleh tim verifikator dari Kanwil Kemenag DIY dan Kankemenag Sleman. Melalui proses ini, dilakukan pula penilaian Indeks Profesionalisme ASN. Hasil evaluasi ini akan menjadi dasar penyusunan dokumen kinerja selama satu tahun, yang nantinya menjadi landasan pengusulan pengangkatan menjadi PNS penuh.
Dengan semangat “melayani masyarakat”, ketiga CPNS MTsN 10 Sleman ini berkomitmen untuk membawa inovasi dan dedikasi tinggi sekembalinya mereka ke madrasah demi kemajuan pendidikan di lingkungan Kementerian Agama. (gkw)