SLEMAN (MTsN 10 Sleman) –MTsN 10 Sleman (Matsesa) melaksanakan salat Jumat yang diikuti  jamaah   guru , pegawai, dan murid. Kegiatan rutin ini dilaksanakan di Masjid Miftakhul Khair MTsN 10 Sleman, Jumat (06/02/2026). Bertindak sebagai khatib sekaligus imam, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Haryanto, S.Pd.

Menjelang datangnya bulan  Ramadhan ini , Khatib mengusung tema Pesiapan Ramadhan. Haryanto menggarisbawahi pentingnya menyambut Ramadan dengan kesungguhan hati demi meraih derajat takwa, sebagaimana amanah QS. Al-Baqarah ayat 183 :”Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,”

Khatib  menekankan bahwa puasa adalah ibadah yang sangat istimewa karena bersifat rahasia antara hamba dan Sang Pencipta.

“Puasa adalah ujian keimanan yang nyata. Hanya Allah dan diri kita sendiri yang tahu apakah kita benar-benar berpuasa atau tidak. Oleh karena itu, kualitas Ramadan kita sangat bergantung pada kualitas iman kita,” ujar Haryanto di hadapan jamaah.

Untuk meraih Ramadan yang berkualitas, khatib memaparkan lima persiapan utama yang harus dilakukan oleh setiap Muslim:

  1. Persiapan Ruhiyah (Spiritual): Menjaga hati dan meluruskan niat semata-mata karena Allah, serta melatih diri dalam menahan hawa nafsu sebelum Ramadan tiba.
  2. Persiapan Amaliyah (Amalan): Menyusun rencana dan target ibadah yang jelas, seperti target khatam Al-Qur’an, melaksanakan salat Tarawih secara penuh, dan meningkatkan intensitas sedekah.
  3. Persiapan Ilmiah (Ilmu): Membekali diri dengan pengetahuan mengenai fiqih Ramadan, memahami hal-hal yang membatalkan puasa, serta amalan-amalan sunnah yang dianjurkan.
  4. Persiapan Maliyah (Harta): Menyiapkan sebagian rezeki untuk bersedekah, mengingat pahala berbagi di bulan Ramadan akan dilipatgandakan oleh Allah SWT.
  5. Persiapan Jasadiah (Fisik): Menjaga kesehatan fisik dengan pola tidur yang teratur, konsumsi makanan bergizi, dan tetap berolahraga agar tubuh prima saat menjalankan ibadah.

Pada khutbah kedua, khatib kembali mengajak jamaah untuk meningkatkan ketakwaan dan memperbanyak selawat kepada Nabi Muhammad SAW. Rangkaian salat Jumat ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan umat Muslim, kesehatan jasmani, keberkahan ilmu, serta keselamatan di dunia dan akhirat. (nsw)