Sleman (MTsN 10 Sleman) – Drs. Aris Sunandar guru IPA MTsN 10 Sleman menerima tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya 30 Tahun dari Presiden RI. Penghargaan ini diterimakan pada  puncak peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama RI di lingkungan Kantor Kemenag Kabupaten Sleman, Sabtu (3/1/2026). Berkenan menyerahkan penghargaan Kepala Subbagian Tata Usaha Kankemenag Sleman, H. Sangaji, S.H.I., selaku Inspektur Upacara.  Satya Lencana ditandatangani langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, sebagai bentuk apresiasi negara atas dedikasi tanpa putus bagi para ASN.

Perjalanan pengabdian Aris Sunandar dimulai sejak terhitung mulai tanggal (TMT) SK pertamanya pada 1 Maret 1994. Setahun berselang, pria kelahiran Yogyakarta, 3 Januari 1967 ini mulai aktif mengajar melalui pendidikan madrasah.

Ditemui usai upacara, Aris tidak dapat menyembunyikan rasa haru dan bangganya.

“Saya sangat bersyukur kepada Allah SWT, berterima kasih kepada orang tua, pimpinan, serta rekan-rekan kerja atas bimbingan dan dukungannya selama ini. Ada rasa haru yang mendalam mengingat perjalanan panjang yang telah dilalui selama 30 tahun mengabdi,” ungkapnya.

Keberhasilan Aris dalam mengemban amanah sebagai pendidik tidak lepas dari dukungan keluarga yang juga berlatar belakang pendidikan. Sang istri, Dra. Siti Zubaidah, merupakan guru di MAN 2 Sleman. Kesuksesan Aris juga tercermin dari ketiga buah hatinya yang kini telah meniti karier di sektor perbankan:1. Gufron Reynaldin Sunandar (Bank BRI Cabang Katamso Yogyakarta),2. Ghani Asrofi Sunandar (Bank BRI Gatot Subroto Jakarta), 3. Husna Vannisa Sunandar (Bank BNI 46 Jl. Jend. Sudirman Jakarta Pusat)

Selain Aris Sunandar,  54 ASN di lingkungan Kemenag Sleman mendapat penghargaan serupa dengan rincian: 9 orang menerima Satyalancana Karya Satya 30 Tahun, 18 orang menerima Satyalancana Karya Satya 20 Tahun, 27 orang menerima Satyalancana Karya Satya 10 Tahun, Apresiasi khusus juga diberikan kepada 2 pegawai yang memasuki masa purna tugas.

Kepala Subbag TU, H. Sangaji, dalam amanatnya menekankan bahwa penghargaan ini adalah simbol loyalitas, kecakapan, dan disiplin dalam bekerja. “ Diharapkan prestasi ini menjadi motivasi bagi ASN muda untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan dunia pendidikan, “pungkasnya. (nsw)