Sleman (MTs Negeri 10 Sleman) Pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman berlangsung di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Sleman, Rabu (12/8/2026). Pertemuan kali ini mengusung tema “Pelatihan Konten Kreator” dengan MAN 3 Sleman sebagai petugas penyelenggara.
Ketua DWP Kemenag Kabupaten Sleman, Ibu Hj. Ultafiyah Nadhif, S.E., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada MAN 3 Yogyakarta yang telah menyiapkan acara pertemuan. Beliau berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi seluruh anggota Dharma Wanita, khususnya dalam menambah wawasan dan keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Memasuki sesi utama, Wildan Nurul Anam hadir sebagai narasumber dan membagikan wawasan mengenai bagaimana membuat konten yang menarik dan mampu mendapatkan perhatian audiens di media sosial. Wildan menyampaikan tiga formula penting dalam membuat konten, yaitu Hook, tiga detik pertama, dan story flow. Menurutnya, bagian awal konten menjadi sangat penting karena menjadi penentu apakah seseorang akan terus melihat sebuah konten atau justru melewatinya.
“Sekarang terjadi pergeseran cara masyarakat menangkap informasi. Orang cenderung lebih cepat memahami informasi melalui visual, foto, maupun video pendek dibandingkan harus membaca teks yang panjang,” jelas Wildan dalam pemaparannya.
Karena itu, media sosial tidak hanya perlu dipandang sebagai tempat berbagi aktivitas, tetapi juga dapat dijadikan sebagai “etalase kebaikan”. Setiap konten yang dibuat dapat menjadi sarana untuk menyebarkan informasi positif, menginspirasi, sekaligus menunjukkan berbagai kegiatan dan kebaikan yang dilakukan.
Lebih lanjut, Wildan mengingatkan bahwa sebelum membuat konten, kreator perlu memahami terlebih dahulu konsep dan tujuan konten yang akan dibuat. Konten dapat dikemas dalam berbagai bentuk, mulai dari informasi, edukasi, hiburan, maupun promosi. Dengan memahami tujuan tersebut, pesan yang ingin disampaikan akan lebih terarah dan mudah diterima oleh audiens. Pertemuan rutin DWP ini pun tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang belajar bersama untuk meningkatkan kemampuan anggota dalam mengikuti perkembangan komunikasi digital. Harapannya, ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam membuat konten-konten positif yang bermanfaat bagi keluarga, lembaga, dan masyarakat.
Kegiatan berlangsung dengan suasana interaktif dan penuh antusias. Para peserta mengikuti materi dengan aktif dan mendapatkan bekal baru untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana berbagi informasi dan kebaikan. (ikd)

