Sleman (MTsN 10 Sleman) – Konten Ramadhan edisi ke-4 dari 12 kali penayangan kali ini diisi oleh kelas IX D. Kelas ini mengangkat tajuk “Salat Tepat Waktu (Tanpa Wacana)”. Tayang pada Selasa (2/2/2026), konten tersebut mengambil pedoman dari Hadis Riwayat Bukhari: “Amalan yang paling dicintai Allah adalah salat pada waktunya.”

Konten berisi adegan siang menjelang sore saat murid madrasah pulang sekolah. Hal ini tampak dari murid-murid yang berbondong-bondong meninggalkan kelas dan madrasah seraya menggendong tas menuju jemputan masing-masing.

Namun, hal ini tidak berlaku untuk sekelompok siswa kelas IX D yang tetap berada di kelas untuk bermain bersama (mabar) menggunakan ponsel yang telah diambil dari tempat penitipan sekolah. Waktu berlalu tanpa terasa hingga tiba waktu salat Asar.

Rafly, selaku ketua kelas, mengingatkan teman-temannya, “Sudah azan, ayo salat.” Awalnya, teman-temannya tidak menghiraukannya. Namun, Rafly kembali berujar, “Salatlah sebelum disalatkan.” Rupanya, peringatan itu meresap ke hati mereka. Mereka tidak ingin hanya kematian saja yang mengingatkan mereka untuk salat.

“Ramadhan ini, yuk buktikan kita siswa hebat! Tepat waktu masuk kelas, dan tepat waktu juga dalam salat. Karena disiplin sejati dimulai dari sajadah,” urai Ilham Bagoes Triputra, S.Pd, tim Humas  yang membimbing dan  menyebarluaskan (broadcast) karya kreatif ini (nsw)