Sleman (MTsN 10 Sleman) – Sabar adalah kata yang mudah diucapkan, tetapi sering kali sulit untuk dipraktikkan. Menyadari beratnya menjaga hati dalam kesabaran, murid kelas IXC MTsN 10 Sleman mengangkat tema ini dalam program Konten Ramadhan Matsesa (Korma) yang tayang  Minggu (1/3/2026).

Video edukasi yang diproduksi secara mandiri oleh siswa ini menggambarkan sebuah kejadian  yang sering terjadi di lingkungan sekolah. Diceritakan, Syafa Aulia sedang asyik berjalan di koridor lantai 2 sambil serius membaca buku. Tanpa disangka, dari arah tangga lantai 1 muncul tiga murid yang berjalan berbanjar hingga memenuhi jalan. Bukannya memberi ruang, ketiga murid tersebut justru sengaja menabrak Aulia hingga tumpukan buku yang dibawanya jatuh berantakan.

Bukannya meminta maaf, para penabrak justru berlalu begitu saja tanpa empati. Namun, alih-alih tersulut emosi, Aulia justru menunjukkan reaksi yang menyejukkan. Dengan tenang ia memungut bukunya seraya beristighfar.

“Astaghfirullah, sabar-sabar,” ucap Aulia pelan tanpa kegaduhan.

Melihat kejadian tersebut, Nawwaf yang berada di lokasi merasa simpati dan segera menghampiri untuk membantu. Ia pun bertanya keheranan, “Kamu kok sabar banget, tidak marah?” Dengan santai, Aulia menjawab bahwa tidak ada gunanya membalas dengan kemarahan.

Nawwaf kemudian menguatkan sikap Aulia dengan mengutip sebuah hadits yang menegaskan bahwa kekuatan sejati bukan terletak pada fisik, melainkan pada pengendalian diri. “Orang yang kuat itu bukanlah yang pandai bergulat, tetapi orang yang kuat adalah orang yang dapat menahan dirinya ketika marah.” (HR. Bukhari dan Muslim ) ujarnya mengutip hadis.

Nawaf  juga mengingatkan bahwa Allah SWT telah menjanjikan balasan surga bagi hamba-Nya yang mampu menahan amarah dan bersikap sabar.

“Janganlah engkau marah, maka bagimu surga.” (HR. Thabrani)” tegas Nawaf.

Produksi video ini melibatkan kolaborasi murid  kelas IXC dengan  pemeran: Nawwaf, Syafa Aulia, Aurora Desta, Kinaring, dan Chantika; pengambil gabar Hilman dan Nawwaf Editor seraya  mengacu arahan tim konten madrasah  Ilham Bagoes Triputra,S.Pd.  dan Gayatri Kusuma Wardani, S.Pd.

Terlibat langsung dalam proses produksi,  Nawaf berharap konten dapat menginspirasi penonton. “Kami  juga ingin membuktikan kepada sekolah lain bahwa MTsN 10 Sleman memiliki siswa-siswi yang kreatif dan berakhlak mulia,” ujarnya. (nsw)