Sleman, (MTsN 10 Sleman) — Pelaksanaan salat Jumat di MTsN 10 Sleman berlangsung khidmat dengan khutbah bertema “Menjaga Iman”. Khutbah disampaikan oleh Bapak Akhmad Anwar Asy’ari, S.Ag., sementara muadzin adalah Aqsal dari kelas 8B. Jumat, (13/02/26)

Dalam penyampaiannya, khatib menekankan bahwa iman tidak bersifat statis, melainkan dapat bertambah dan berkurang. Ia merujuk pada pendapat Ibnu Hajar al-Asqalani yang menyebut iman sebagai keyakinan dalam hati, diucapkan dengan lisan, dan dibuktikan melalui perbuatan; bertambah karena ketaatan dan berkurang akibat kemaksiatan.

Untuk memperkuat pesan tersebut, khatib mengutip QS. Al-Baqarah ayat 218 tentang keutamaan orang-orang beriman yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah. Ia juga menyampaikan QS. At-Taubah ayat 24 yang menegaskan bahwa kecintaan kepada Allah dan Rasul harus melebihi kecintaan terhadap hal-hal duniawi.

Selain aspek ibadah, khutbah juga menyoroti dimensi sosial dari iman. Hadis riwayat Bukhari dan Muslim tentang kewajiban memuliakan tetangga disebut sebagai indikator nyata kualitas keimanan seseorang. Jamaah juga diingatkan pada hadis riwayat Muslim bahwa manisnya iman dirasakan oleh orang yang ridha Allah sebagai Tuhan, Islam sebagai agama, dan Nabi Muhammad sebagai Rasul.

Menutup khutbahnya, khatib menguraikan empat langkah menjaga iman: rutin berinteraksi dengan Al-Qur’an sebagaimana disebut dalam QS. Yunus ayat 57, memperbanyak amal saleh, menjauhi maksiat yang diibaratkan sebagai noda di hati, serta memilih pergaulan yang baik sesuai pesan hadis tentang pentingnya teman dekat.

Kegiatan Jumat tersebut diharapkan semakin memperkuat karakter religius siswa dan seluruh warga madrasah.(IYP)