Sleman (MTsN 10 Sleman)  MTsN 10 Sleman (Matsesa) sukses menyelenggarakan kegiatan Edufair dengan menggandeng 16 sekolah lanjutan yang terdiri dari SMA, SMK, dan MA di wilayah Sleman dan sekitarnya.  Kegiatan ini dilaksanakan di area dome dan halaman madrasah mulai pukul 08.00 hingga 13.00 WIB, Kamis (30/4/2025)

Suasana terlihat semarak dengan jajaran stan peserta yang mengelilingi dome membentuk formasi huruf U. Sementara itu, siswa kelas 9 sebagai sasaran utama kegiatan duduk berbaris rapi di tengah dome beralaskan tikar, menghadap panggung utama di sisi utara.

Acara dibuka oleh Kepala MTsN 10 Sleman Paijo, S.Ag, M.Pd.  Dalam sambutannya, Kamad mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kerja sama SMK, SMA, dan MA pada acara  Edufair. Selanjutnya, ia mengajak murid untuk bersungguh-sungguh ikuti acara. “Anak-anak jadikan acara ini sebagai sarana menambah pengalaman, ‘ujarnya. Hal senada disampaokan Waka Kurikulum, Haryanto,  bahwa tujuan utama Edufair ini adalah untuk menambah wawasan siswa kelas 9 mengenai alternatif sekolah lanjutan beserta program studi yang tersedia.

“Tak melulu soal promosi sekolah, Edufair ini bertujuan menambah pengetahuan baru bagi siswa agar tidak salah pilih jalur pendidikan,” ujar Haryanto.

Satu per satu perwakilan sekolah melakukan presentasi sesuai dengan rundown yang telah ditentukan panitia. Adapun sekolah yang berpartisipasi dalam Edufair kali ini antara lain:

  • SMK YPKK 2 Sleman
  • SMK Muhammadiyah 1
  • SMK Muhammadiyah 2 Sleman
  • MAN 4 Sleman
  • SMK Kesehatan Insan Mulia Yogyakarta
  • SMK Bina Harapan Sleman
  • SMA Kolombo
  • SMK Ma’arif 2 Sleman
  • SMK Muhammadiyah Pakem
  • SMK Karya Rini Sleman
  • MA Diponegoro Yogyakarta
  • SMK PIRI Sleman
  • SMK Perindustrian Yogyakarta
  • SMK Muhammadiyah Mlati
  • SMA Angkasa Adisutjipto.

Berbagai keunggulan dan ciri khas ditampilkan oleh masing-masing sekolah. SMK Muhammadiyah 2 Sleman, misalnya, memaparkan keunggulan keterampilan otomotif.

“Kami memiliki unit mobil dan motor tenaga listrik untuk praktik siswa,” ujar salah satu guru pendamping. Tak kalah menarik, SMK lainnya menawarkan jurusan perhotelan, perindustrian, hingga teknik komputer. Sementara itu, SMA dan MA pada umumnya mengunggulkan sisi akademik dengan capaian lulusan yang mampu menembus Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Edufair semakin semarak karena masing-masing stan membawa properti peraga, baliho, disertai para siswa dan guru pendamping masing-masing

Antusiasme siswa tetap tinggi hingga akhir acara. Setelah sesi presentasi, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi alat, seperti: Peragaan alat pengeboran minyak dari SMK Bina Harapan; peragaan motor modifikasi dari SMK Diponegoro dan uji coba mobil listrik oleh para siswa.

“Anak-anak  antusias mencoba berbagai alat yang dipamerkan,” pungkas Waka Humas, Ika Damayanti. Sebagai pelaksana program, Ika Damayanti bersyukur acara berjalan lancar dan semarak. “Terima kasih dukungan Bapak Ibu semua, “pungkas Ika. (nsw)