Sleman (MTsN 10 Sleman) – Apel pagi madrasah berfungsi sebagai sarana pelatihan kedisiplinan, pembentukan karakter mulia, serta penguatan rasa nasionalisme bagi warga madrasah. Kegiatan ini pula menjadi momentum penting untuk koordinasi, penyampaian informasi strategis, sekaligus suntikan motivasi sebelum memulai aktivitas pembelajaran.

Mengawali pekan kedua di bulan Februari, MTsN 10 Sleman kembali melaksanakan apel pagi Senin (9/2/2026). Kegiatan yang berlangsung di Dom MTsN 10 Sleman (Matsesa) pada pukul 07.00 hingga 08.00 WIB ini , diikuti oleh siswa, guru, dan pegawai. Bertindak sebagai pembina apel Dwi Sofyan, S.Pd., dengan petugas apel pengurus OSIS.
Dalam amanatnya, Dwi Sofyan mengusung tema pentingnya pendidikan sebagai investasi masa depan. Ia menekankan pendidikan adalah jalan untuk memperbaiki kehidupan. Jalan kesuksesan tak datang begitu saja melainkan diperlukan proses perjuangan tanpa kenal lelah.
“Usahakan dengan doa, doakan dengan usaha. Tidak ada keberhasilan yang diraih tanpa perjuangan. Maka, biarlah lelahmu hari ini bernilai ibadah dan hasilnya menjadi berkah. Langkah kecil yang kalian ambil hari ini akan bernilai besar bagi masa depan kalian,” pesan Dwi di hadapan peserta apel.
Pendidikan memiliki urgensi menanamkan pondasi dalam perjalanan hidup yakni memperoleh bekal tanggung Jawab, disiplin, toleransi,dan relasi positif.
Terkait jasa orang tua Dwi mengajak para siswa untuk merenungkan jerih payah orang tua yang telah mengupayakan pendidikan terbaik bagi mereka. Kesadaran akan pengorbanan orang tua diharapkan menjadi pelecut semangat siswa untuk menuntut ilmu dengan sungguh-sungguh.
Sebagai penutup, ia mengutip pesan bijak dari Ali bin Abi Thalib RA : “Tiada kekayaan yang lebih utama daripada akal. Tiada keadaan yang lebih menyedihkan daripada kebodohan. Tiada warisan yang lebih baik daripada pendidikan.” (nsw)