Sleman (MTsN 10 Sleman) Dua Tim Riset Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) melaju ke tahap presentasi proposal setelah lolos 30 besar nasional, Jumat (11/9/2026). Presentasi berlangsung secara daring (online) di hadapan juri nasional dari Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI).

Peserta presentasi proposal OMI meliputi Tim 1 (Kategori Ekoteologi: Integrasi Riset Keislaman dan Keilmuan): Beranggota M. Izzan Haqani, M. Arsyad Rasyid El Hakeem, dan Al Dhito Ikhlasul Akmal. Tim ini mengusung judul “Rekonstruksi Pranata Mangsa Berbasis Ilmu Falak sebagai Kalender Adaptif Pertanian dalam Perspektif Ayat Kauniyah“. Sementara itu, Tim 2 (Kategori Sustainable Development Goals/SDGs): Beranggota Gendhis Carla Janahara, Faeyza Eugeina Rabbani, dan Keola Zada. Tim ini mengusung judul “Jejak Mubazir Siswa dalam MBG: Audit Food Waste dan Determinan Perilaku di MTsN 10 Sleman”.
Bertempat di ruang Perpustakaan Darul Ilmi MTsN 10 Sleman, presentasi berjalan lancar tanpa halangan teknis maupun nonteknis.
“Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan observasional analitik pada kelas 7, 8, dan 9 secara proporsional,” tegas Keola Zada memaparkan rencana penelitian tentang fakta kemubaziran MBG dan solusinya di MTsN 10 Sleman. Diawali dengan lirik Lagu Aku Anak Sehat dan ditutup pantun, ketiga tim berargumentasi dengan percaya diri. Tak kalah seru, Al Dhito, dari tim riset Ekoteologi merepresentasikan Pak Tani dengan caping sebagai penutup kepala sesuai tema yang diambil tentang kalender adaptif pertanian.
“Anak-anak lancar memaparkan isi proposal dan mampu menjawab pertanyaan juri dengan baik,” terang Sulistyawati Waka Kesiswaan MTsN 10 Sleman yang turut mendampingi peserta riset.
Lancarnya presentasi tak lepas dari totalitas tim riset dengan mentor Dani Baskara dari Risetnesia. Persiapan dilaksanakan secara maraton di tengah kejaran tenggat waktu “Persiapan proposal satu minggu, sedangkan persiapan presentasi hanya dua hari terhitung saat diumumkan lolos 30 besar ,” ujar Dani.
“Kami berharap, kesungguhan dan semangat tim membawa riset Matsesa lolos ke babak selanjutnya,” harap Kepala MTsN 10 Sleman, Paijo, S.Ag, M.Pd. (nsw)