Sleman (MTsN 10 Sleman)  Momen perayaan Iduladha 1447 H di MTsN 10 Sleman menjadi ajang seru untuk mengasah kreativitas siswa dalam mengolah daging kurban. Hal ini terealisasi melalui lomba memasak daging yang diikuti oleh 48 kelompok dari kelas 7, 8, dan 9 pada Kamis (28/05/2026).

Lomba tersebut digelar di area dome MTsN 10 Sleman. Masing-masing kelompok menempati meja yang telah dilengkapi dengan peralatan memasak sesuai kesepakatan regu. Daging yang diolah berasal dari satu ekor sapi hasil donasi bersama warga madrasah sebagai wujud latihan berkurban. Dalam lomba ini, setiap kelompok memperoleh 1,5 kg daging untuk dimasak bersama.

ntuk memberikan tantangan yang beragam, panitia menentukan menu yang berbeda bagi setiap jenjang kelas. Kelas 7 ditantang untuk memasak tongseng, kelas 8 membuat sate goreng, sedangkan kelas 9 menyajikan aneka soto.

Para peserta terlihat antusias mengikuti jalannya lomba. Mereka bahu-membahu mulai dari persiapan bahan, proses pengolahan, hingga tahap penyajian akhir (plating).

Bertindak sebagai juri lomba memasak kali ini adalah Waka Kesiswaan Sulistyawati, S.Pd., Ustazah Khanzanida, S.Si., Kepala Tata Usaha Ucu Siti Nurhidayati, S.Pd., dan Nurrohmah, S.Sos.

“Anak-anak sangat kreatif, baik dari segi pengolahan rasa maupun estetika penyajiannya,” ujar Khanzanida usai melakukan penilaian terhadap 48 kelompok peserta.

Ia bahkan mengaku  terkesan dengan salah satu kreasi unik dari kelompok Royyan (kelas 8A). “Mereka  membuat kreasi kekinian, yaitu sate goreng yang dikombinasikan dengan saus mentai dan nasi gurih rumput laut,” paparnya.

Hasil olahan memasak ini tidak hanya disajikan untuk penilaian lomba.  Setelah proses penilaian selesai, hasil karya masakan para siswa dinikmati bersama-sama sebagai bentuk rasa syukur. Tidak mau kalah dengan para siswa, segenap guru dan pegawai pun turut bahu-membahu menyajikan menu lezat untuk agenda santap siang bersama. (nsw)