SLEMAN (MTsN 10 Sleman) MTsN 10 Sleman kembali menggelar kegiatan keputrian rutin  Jumat (10/4/2026). Bertempat di Aula Laboratorium IPA, kegiatan ini diikuti  42 siswi yang sedang berhalangan salat, sementara siswa dan guru lainnya melaksanakan salat Jumat berjamaah di masjid madrasah.

Program kurikulum  bidang keagamaan ini bertujuan membekali siswi dengan materi spiritual, adab, dan pengetahuan kewanitaan. Pada kesempatan itu, tema yang diangkat adalah “Adab Terhadap Orang Tua” dengan guru pengampu  Sri Wahyuningsih dan Ratna Fitriana.

Dalam paparannya, Sri Wahyuningsih menekankan bahwa dalam Islam, menghormati dan berbakti kepada orang tua (birrul walidain) adalah sebuah kewajiban mutlak bagi setiap anak. Ia mengutip firman Allah SWT dalam QS. Al-Isra’ ayat 23: “Janganlah engkau mengatakan ‘ah’ kepada keduanya dan jangan membentak mereka…”

“Setiap anak wajib menghormati, menaati, dan berbakti kepada orang tua. Implementasinya sederhana, misalnya tidak membentak, menggunakan kata-kata yang sopan saat berbicara, serta tidak memotong pembicaraan mereka,” jelas Wahyu.

Lebih lanjut, ia memberikan contoh konkret perilaku sehari-hari yang mencerminkan adab kepada orang tua, di antaranya mengucapkan salam saat masuk rumah, mencium tangan sebelum bepergian, mendengarkan nasihat dengan saksama, hingga membantu pekerjaan rumah tanpa harus menunggu diperintah.

“Satu hal yang sangat relevan saat ini adalah jangan bermain HP ketika sedang diajak bicara oleh orang tua. Simpan gawai kalian sebagai bentuk penghormatan,” tambahnya.

Menutup kegiatan tersebut, Wahyu berpesan kepada para siswi bahwa berbakti kepada orang tua bukan sekadar norma sosial, melainkan bentuk ibadah kepada Allah SWT yang harus dilakukan dengan penuh keikhlasan. (swn/nsw)