SLEMAN – (MTsN 10 Sleman) Perintah untuk menundukkan pandangan (ghadhul bashar) ternyata tidak hanya berlaku di dunia nyata, namun juga krusial saat berselancar di media sosial. Pesan inilah yang diangkat oleh siswa kelas 8C dalam program Konten Ramadhan (Korma) bertajuk “Menjaga Pandangan di Medsos”, yang tayang perdana pada 9 Maret 2026.
Cerita bermula saat jam istirahat sekolah tiba. Di tengah hiruk-pikuk siswa yang keluar kelas, tampak pemandangan yang tidak biasa. Beberapa siswa laki-laki justru asyik berkerumun dengan ponsel di tangan—padahal seharusnya perangkat tersebut dititipkan di tempat penitipan resmi.
Ketegangan muncul saat diketahui bahwa mereka sedang menyaksikan tayangan yang tidak sewajarnya dan cenderung mengarah pada konten pornografi. Aksi tersebut terhenti ketika Rona, salah satu rekan perempuan mereka, dengan berani mengambil ponsel tersebut.
“Astaghfirullah, kalian lihat apa ini?!” seru Roana terkejut melihat apa yang terpampang di layar.
Melihat kejadian tersebut, Naura hadir memberikan nasihat seraya mengutip hadis Rasulullah SAW: “Pandangan mata adalah salah satu panah beracun dari anak panah iblis. Siapa yang meninggalkannya karena takut kepada Allah, maka Allah akan memberikan keimanan yang dirasakan kenikmatannya dalam hati.” (HR. Al-Hakim, Thabrani, dan Baihaqi).
Kisah selengkapnya saksikan di Media sosial MTsN 10 Sleman: IG, Tik Tok, Youtube, Dan Facebook (nsw)