Sleman (MTsN 10 Sleman) – MTsN 10 Sleman  melaksanakan Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) Jalur Tahfidz Terpadu (JPTT) tahun pelajaran 2026/2027. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, yakni Senin dan Selasa (9–10/2/2026), diikuti oleh 120 calon murid yang bersaing  memperebutkan 20 kuota jalur tahfiz AlQuran.

Sejak pagi, lingkungan madrasah dipadati oleh para calon siswa yang hadir dengan didampingi orang tua. Untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban, panitia membagi proses seleksi menjadi dua sesi, yakni pukul 08.00–10.00 WIB dan 10.00–12.00 WIB, yang berpusat di area Dome madrasah dan ruang kelas.

Ketua Panitia, Sargiyono, S.Pd. terjun langsung memastikan seluruh tahapan mulai dari penyambutan hingga pelaksanaan tes berjalan kondusif.

“Alhamdulillah, seleksi hari pertama berjalan sesuai rencana. Alur dimulai dari penyambutan di gerbang, pengambilan nomor urut, hingga pelaksanaan tes di kelas. Petugas menyambut ramah dan memandu setiap peserta melalui tahap demi tahap seleksi,” ungkap Sargiyono.

Pada tahap uji kompetensi, tim penguji yang terdiri dari Ustazah Khanzanida Zakiah, S.Pd.Si., Sulfianingsih, S.Pd., dan Anisatul Hidayah, S.Pd., memberikan penilaian uji kemampuan baca dan tahfiz  AlQuran. Para peserta menunjukkan kemampuan  mereka dalam tilawah Al-Qur’an, sambung ayat, hingga hafalan surat-surat pilihan.

Setelah melalui tes kompetensi AlQur’an, , calon murid beserta orang tua diarahkan menuju ruang wawancara. Tim pewawancara yang terdiri dari Haryanto, S.Pd., Dra. Sumaryani, Marfiah, S.Pd., Dra. Sri Widayati, dan Ika Damayanti, S.Pd.Si., ; menggali komitmen serta motivasi pendaftar untuk menjadi bagian dari generasi Qur’ani  MTsN 10 Sleman.

Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, MTsN 10 Sleman menyediakan beberapa jalur seleksi masuk madrasah. Selain Jalur Tahfidz Terpadu, madrasah  membuka jalur seleksi lainnya, yakni  Jalur Tahfidz Madrasah, Jalur Prestasi, dan Jalur Reguler guna mengisi kuota 4 kelas atau 128 calon  murid kelas 7 tahun ajaran 2026/2027. (nsw)