SLEMAN – (MTsN 10 Sleman) Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 H, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman meluncurkan program inovatif bertajuk THR atau “Tebar Hikmah Ramadan”. Program berbasis konten video ini bertujuan untuk memperluas wawasan keagamaan sekaligus menjadi wadah bagi madrasah untuk menggali potensi kreatif di era digital.

Dalam program ini, setiap madrasah negeri di lingkungan Kemenag Sleman, mulai dari MIN, MTsN, hingga MAN, diberikan tantangan untuk memproduksi video pendek dengan tema yang berbeda-beda. MTs Negeri 10 Sleman mendapatkan amanah untuk mengusung tema yang sangat relevan bagi generasi muda, yaitu “Produktif Tanpa Mengurangi Ibadah”.

Proses produksi video ini menjadi potret kolaborasi apik antara guru dan murid. Di balik layar, Gayatri Kumala Wardani, yang merupakan guru Bahasa Jawa, bertindak sebagai penulis skrip sekaligus videografer. Sementara itu, sentuhan visual akhir dipercayakan kepada Ilham Bagoes Tripoetra, guru TIK, yang bertugas sebagai editor video.

“Tidak hanya melibatkan tenaga pendidik, bakat akting para murid juga turut ditonjolkan, “ujar Gayatri. “ Dua siswi kelas 9A, Vainusa Arbach dan Ainiya Faida Azmi, tampil sebagai pemeran utama sekaligus pembawa pesan dalam video berdurasi singkat tersebut, “lanjutnya

Konten yang diproduksi mengedepankan tips praktis bagi pelajar agar tetap berprestasi di tengah ibadah puasa. Beberapa poin utama yang disampaikan antara lain penggunaan teknik Pomodoro (metode fokus 25 menit dan istirahat 5 menit) yang dipadukan dengan zikir ringan, hingga pemanfaatan Mind Mapping agar belajar menjadi lebih efektif dan menyenangkan. “Ingat, belajar itu adalah bagian dari ibadah. Jadi, jangan lupa mengawali segala aktivitas dengan doa,” ungkap Ainiya dalam cuplikan video tersebut.

Seluruh rangkaian proses kreatif, mulai dari perancangan ide, pengambilan gambar (shooting), hingga tahap penyuntingan, memakan waktu kurang lebih sepekan, yakni sejak 6 hingga 13 Februari 2026. Menutup perbincangan, Gayatri berharap konten hasil kolaborasi ini dapat menebar manfaat bagi pemirasa khususnya kalangan  murid.  “Melalui konten ini, MTsN 10 Sleman berharap dapat menebarkan pesan positif bahwa ketaatan beribadah di bulan Ramadan bukanlah penghalang untuk tetap produktif dan inovatif, “pungkasnya. (gkw)