Sleman (MTsN 10 Sleman) – Mengawali kegiatan belajar semester genap 2025-2026, MTsN 10 Sleman menggelar kegiatan Back to School , Senin (5/1/2026). Setelah murid menikmati libur semester gasal,  mereka berkumpul kembali bersama guru, dan pegawai untuk  memulai Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) semester genap tahun ajaran 2025/2026. Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dengan apel pagi yang bertempat di area Dome dan halaman madrasah. Apel yang dipetugasi oleh pengurus OSIS ini berlangsung tertib dan khidmat.

Wakil Kepala Madrasah (Waka) Bidang Kurikulum, Haryanto, S.Pd., bertindak sebagai pembina apel. Dalam amanatnya,ia  menyampaikan rasa syukur atas kelancaran agenda semester lalu.

“Selamat datang kembali anak-anak ke madrasah. Mari kita awali semester baru ini dengan semangat yang lebih segar,” ujar Haryanto.

Dalam kesempatan tersebut, Pak Har (sapaan akrabnya) menekankan kembali pentingnya kedisiplinan sebagai kunci kesuksesan belajar. Ia  memaparkan empat poin kedisiplinan yang mesti dipatuhi.

  1. Ketentuan Alas Kaki: Seluruh siswa wajib mengenakan sepatu berwarna hitam selama berada di dalam kelas dan selama KBM berlangsung.
  2. Izin Keluar Kelas: Murid tidak diperkenankan keluar-masuk kelas tanpa seizin guru yang sedang mengajar.
  3. Kerapian Rambut: Siswa laki-laki diwajibkan menjaga kerapian rambut. Hal ini bertujuan agar sikap disiplin dan kepatuhan terhadap aturan tertanam dalam kepribadian siswa, serta menumbuhkan rasa saling hormat.
  4. Manajemen Waktu: Siswa diimbau untuk tidak mudah izin tidak masuk sekolah tanpa alasan mendesak dan diharapkan mampu membagi waktu antara belajar dan istirahat secara seimbang.

Selain tentang disiplin, MTsN 10 Sleman melalui Waka Kesiswaan Sulistyawati, S.Pd. juga memacu murid  untuk terus mengukir prestasi. Saat ini, madrasah menempati peringkat 14 secara umum dan peringkat 2 di lingkungan MTs Negeri  berdasarkan pemeringkatan pusat prestasi Dinas Pendidikan Sleman. Untuk mempertahankan dan meningkatkan capaian tersebut, madrasah memberikan ruang bagi siswa untuk mengikuti berbagai ajang kompetisi.

Pihak madrasah menjelaskan bahwa prestasi dari lomba online maupun bidang olahraga akan dikurasi oleh Tim Giat Prestasi, dengan catatan menyertakan sertifikat dari lembaga resmi. “Hal itu penting agar prestasi yang diraih mendapat pengakuan dan skor nilai untuk pemeringkatan ataupun melanjutkan ke jenjang sekolah lebih tinggi, ”terang Sulistyawati.   “Perlu diketahui pula bahwa dalam aplikasi rapor, hanya tiga prestasi tertinggi yang akan dicantumkan, sehingga siswa didorong untuk meraih kualitas juara yang maksimal,”lanjutnya.

Apel pagi dilanjutkan  pengumuman pembagian hadiah bagi siswa berprestasi dan kejuaraan classmeeting hingga pukul 09.00 WIB. Selanjutnya, murid melanjutkan kegiatan di kelas masing-masing. (nsw)