Sleman (MTsN 10 Sleman).Sebanyak 15 anggota Tim Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMP ZI) Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 10 Sleman melakukan kunjungan studi tiru ke Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kulon Progo, Kamis (30/6/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memperdalam wawasan serta memantapkan persiapan pengunggahan bukti fisik (evidence) dalam rangka penilaian Zona Integritas.
Kepala MTsN 10 Sleman, Paijo, S.Ag., menyampaikan bahwa kedatangan rombongannya adalah untuk menimba ilmu secara langsung dari MAN 2 Kulon Progo yang telah terlebih dahulu sukses meraih predikat WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi). Langkah ini menjadi sangat krusial mengingat MTsN 10 Sleman saat ini tengah memasuki tahun kedua dalam mengajukan bukti dukung penilaian.
“Maksud kedatangan kami adalah untuk menimba ilmu dan menambah wawasan tim terkait pengisian serta penyusunan evidence Zona Integritas agar lebih optimal,” ujar Paijo.
Menyambut kedatangan rombongan, Kepala MAN 2 Kulon Progo, H. Riza Faozi, S.Ag., M.S.I., menekankan pentingnya memaknai pembangunan Zona Integritas secara mendalam. Menurutnya, proses ini tidak boleh hanya berhenti pada taraf administratif atau formalitas semata.
“Selain secara pragmatis melengkapi evidence, nilai-nilai ZI juga harus merasuk ke dalam jiwa seluruh guru dan tenaga kependidikan. Sejatinya, ruh utama dari Zona Integritas adalah bagaimana kita mampu memberikan pelayanan yang prima dan berintegritas kepada masyarakat,” tegas Riza.
Melalui kegiatan studi tiru ini, diharapkan Tim PMP ZI MTsN 10 Sleman dapat mengimplementasikan berbagai praktik baik (best practices) yang telah diterapkan oleh MAN 2 Kulon Progo, sehingga target meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi dapat tercapai dengan maksimal. (iyp/nsw)