SLEMAN – (MTsN 10 Sleman). Agenda Pesantren Ramadan MTsN 10 Sleman diawali dengan pembekalan karakter tentang pergaulan remaja bertajuk “Pergaulan Remaja: Remaja Keren, Pergaulan Syar’i”. Bertempat di Masjid MIftakhul Khair, kegiatan diikuti kelas 8 ABCD pukul 08.30 -10.00, Rabu (4/2/2026)

Materi disampaikan oleh Wawan Sutrisno, Guru Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) MTsN 1 Sleman. Sebelum memasuki materi inti, Wawan menekankan pentingnya pondasi karakter bagi seorang muslim, yakni akhlak kepada orang tua.
“Restu orang tua adalah kunci keberkahan. Remaja boleh mengikuti zaman, tapi tetap harus punya batasan yang kuat dalam bergaul agar tidak terjerumus pada hal yang merugikan masa depan,” tegas Wawan.
Selain itu, ia juga mendorong siswa untuk memiliki target ibadah pribadi selama bulan suci Ramadan agar tidak sekadar menahan lapar dan dahaga.
Memasuki materi inti mengenai pergaulan remaja, suasana aula menjadi lebih hidup. Wawan mengupas tuntas fenomena tren anak muda zaman sekarang, mulai dari gaya komunikasi di media sosial hingga batasan pergaulan dengan lawan jenis.
Untuk memberikan efek jera dan pemahaman yang mendalam, disampaikan pula berbagai contoh kasus nyata yang berdampak fatal. Materi tersebut mencakup bahaya pergaulan bebas hingga dampak sosial dan psikologis dari kasus hamil di luar nikah yang berujung pada pernikahan dini.
Haryanto, selaku Wakil Kepala Madrasah (Waka) Bidang Kurikulum, memberikan apresiasi tinggi atas penyampaian materi yang dinamis tersebut. Menurutnya, pemilihan isu yang dekat dengan dunia remaja menjadi kunci suksesnya penyerapan materi.
“Materi yang disampaikan sangat menarik, sehingga peserta Pesantren Ramadan tampak sangat antusias dan maksimal dalam penyerapan materinya,” ujar Haryanto di sela-sela kegiatan.(iyp/nsw)