SLEMAN –(MTsN 10 Sleman) Salat berjamaah merupakan pembiasaan rutin sehari-hari di MTsN 10 Sleman. Mengisi momentum Ramadan peribadahan lebih diintensifkan. Salat zuhur berjamaah diikuti guru, pegawai, dan siswa. Kegiatan ini diperkuat dengan program Kuliah Tujuh Menit (Kultum) sebagai sarana peningkatan literasi agama dan mental siswa.
Sesuai jadwal yang disusun koordinator keagamaan, Selasa (24/2), Fatih (7D) tampil membawakan materi tentang keutamaan puasa. Mengutip Hadis Riwayat Bukhari, ia menekankan bahwa puasa adalah amalan khusus antara hamba dan Allah SWT.
“Puasa itu untuk Allah, dan Dia sendiri yang akan membalasnya,” jelas Fatih menyitir hadis Rasulullah sawa. Ia juga mengingatkan rekan-rekannya agar tidak membatalkan puasa tanpa sebab syar’i (rukhsah), karena satu hari puasa Ramadan yang sengaja ditinggalkan tidak akan pernah bisa tergantikan nilainya meski diganti dengan puasa sepanjang masa.
Koordinator keagamaan Akhmad Anwar Asy’ari, S.ag. menyampaikan bahwa pembiasaan ibadah bertujuan agar rutinitas ibadah tetap konsisten demi meraih derajat takwa. “Semoga kita dapat berpuasa dengan baik dan terus meningkatkan amal ibadah di bulan suci ini,” tutupnya. (nsw)