Sleman (MTsN 10 Sleman) – Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) MTsN 10 Sleman memasuki Gelombang 1 yang meliputi jalur tahfiz, unggulan riset, jalur akademik, dan non-akademik. Setelah melalui tahap pemberkasan (1-9 April 2026), calon murid memasuki tahap uji kompetensi (13-15 April 2026).

Jalur tahfiz dijadwalkan menjalani seleksi  Senin (13/4/2026). Diikuti oleh 54 murid calon hafiz, seleksi ini memperebutkan 17 kursi kelas tahfiz melengkapi calon murid yang telah dinyatakan lolos Jalut Tahfiz Terpadu Februari yang lalu.  Calon murid dan orang tua hari itu meramaikan MTsN 10 Sleman guna mengikuti proses seleksi dan wawancara. Mereka berasal dari MIN, MIS, SDIT, dan SD Negeri seputar wilayah Sleman.

Pada tahap uji kompetensi, tim penguji yang terdiri dari Ustazah Khanzanida Zakiah, S.Pd.Si., Sulfianingsih, S.Pd., dan Anisatul Hidayah, S.Pd., memberikan penilaian uji kemampuan baca dan tahfiz Al-Qur’an. Para peserta menunjukkan kemampuan mereka dalam tilawah Al-Qur’an, sambung ayat, hingga hafalan surat-surat pilihan.

Calon murid baru terpantau mengikuti seleksi dengan antusias. Mereka berusaha melafalkan ayat suci Al-Qur’an dengan baik dan benar. Kanaya, calon siswa dari SDIT Pandowoharjo, tampak lancar menyambung ayat pada juz 29 dan 30.

“Saya berusaha murajaah tiap hari di rumah dan di TPA,“ ungkap Kanaya memaparkan trik agar lancar mengikuti ujian. Hal senada diungkapkan orang tua Kanaya, Tuti Haryati. “Kami berharap anak bisa diterima di sini untuk melanjutkan hafalan di SD,” harapnya.

Setelah melalui tes kompetensi Al-Qur’an, calon murid beserta orang tua diarahkan menuju ruang wawancara. Tim pewawancara terdiri dari Dra. Sumaryani, Marfiah, S.Pd., dan Dra. Sri Widayati. Mereka bertugas menggali motivasi,  komitmen,  dan kesiapan calon murid   menjadi bagian  generasi Qur’ani MTsN 10 Sleman. (nsw)