SLEMAN (MTsN 10 Sleman) – Guna mempererat sinergi dan tali silaturahmi dengan orang tua siswa, MTsN 10 Sleman menggelar kegiatan pengajian sekaligus pembagian hasil Penilaian Tengah Semester (PTS). Acara yang dihadiri oleh orang tua dan wali murid ini berlangsung pukul 07.30 – 09.30 Jumat (09/10/2026).

Kepala Madrasah, Paijo, S.Ag. M.Pd. dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih atas kehadiran para orang tua. Iamenekankan bahwa nilai PTS merupakan sarana penting untuk mengukur capaian belajar siswa. Selain nilai akademik, kepala madrasah juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan siswa yang dimulai sejak hari Senin, baik dalam hal ketepatan waktu maupun kerapian pakaian sekolah.
“Kami mendorong motivasi siswa untuk aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler, khususnya untuk mendulang prestasi nonakademik. Semua ini membutuhkan kesabaran dan ketekunan dalam belajar. Apa yang kita berikan dan korbankan untuk mendidik anak-anak insyaAllah akan menjadi amal jariyah,” ujar Paijo.
Acara dilanjutkan dengan tausiyah keagamaan yang disampaikan oleh Ustaz Mumin Sega. Dalam ceramahnya, Ustaz Mumin mengutip Al-Qur’an Surah Ali ‘Imran ayat 102 serta mengingatkan sebuah hadis bahwa sebaik-baik manusia adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.
Merujuk pada Surah An-Nisa ayat 9, Ustaz Mumin mengingatkan para orang tua agar memiliki rasa takut jika meninggalkan keturunan yang lemah di kemudian hari, baik lemah iman, mental, maupun fisik.
“Ada dua hal yang paling ditakuti orang tua saat ini, yaitu jika anaknya nakal, terjerumus pacaran, hingga narkoba. Oleh karena itu, didiklah anakmu sesuai dengan zamannya. Di era media sosial ini, anak-anak harus diajarkan bijak agar tidak asal membagikan (share) konten,” tutur Ustaz Mumin.
Ustaz membeberkan faktor penyebab anak menjadi nakal, antara lain kurangnya pendampingan orang tua serta banyaknya waktu luang yang digunakan untuk hal-hal negatif. Ustaz Mumin menegaskan bahwa pendidikan anak tidak boleh sepenuhnya dipasrahkan kepada pihak sekolah karena ibu adalah pendidik yang paling utama (madrasatul ula).
Di akhir tausiyahnya, Ustaz Mumin berpesan tentang pentingnya menjaga 5 hal pokok (Maqashid Syariah), yaitu menjaga akal, menjaga harta, menjaga keturunan (menghindari zina), menjaga jiwa, dan menjaga agama melalui mengaji dan ibadah lainnya. “Jika ingin sukses, seseorang harus yakin dan bersungguh-sungguh di jalan Allah, baik dengan jiwa maupun harta, “ pungkasnya
Acara ditutup dengan doa dan dilanjutkan dengan pembagian hasil nilai PTS oleh wali kelas masing-masing .(nsw)