Kemenag Sleman News (MTsN 10 Sleman) MTsN 10 Sleman menerima kunjungan dari MTsN 1 Bangka, Jumat (21/8/2026). Penerimaan kunjungan berlangsung di Aula Perpustakaan MTsN 10 Sleman mulai pukul 07.30 hingga 11.00 WIB. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk saling berbagi pengalaman, praktik baik, serta strategi pengembangan madrasah.
Rombongan MTsN 1 Bangka berjumlah 40 terdiri dari diterima langsung oleh Kepala MTsN 10 Sleman, Paijo, S.Ag., bersama perwakilan guru dan pegawai madrasah. Sebagai gambaran pengembangan madrasah, MTsN 10 menayangkan profil madrasah.
Dalam sambutannya, Paijo menyampaikan ucapan selamat datang kepada rombongan MTsN 1 Bangka. Ia berharap kunjungan tersebut dapat menjadi ruang untuk saling belajar dan bertukar pengalaman.
“Selamat datang di MTsN 10 Sleman. Kami mungkin masih belum layak untuk menjadi rujukan, tetapi semoga ada hal baik yang bisa saling kita pelajari,” ujarnya.
Ia juga memaparkan berbagai prestasi yang telah diraih MTsN 10 Sleman, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Madrasah terus mengembangkan berbagai jalur prestasi, di antaranya jalur tahfiz, akademik, dan nonakademik.
Dengan tagline “Madrasah Membahana”, MTsN 10 Sleman terus berupaya menjawab berbagai tantangan sekaligus mewujudkan harapan dalam pengembangan pendidikan madrasah.
Paijo menegaskan bahwa pengalaman dan praktik baik yang dimiliki madrasah terbuka untuk dibagikan.
“Jika ada yang baik, silakan diambil. Jika ada yang kurang, silakan ditinggalkan,” tuturnya.
Dalam kegiatan tersebut, rombongan MTsN 1 Bangka juga mendapatkan pemaparan mengenai Cetak Biru Ekosistem Pendidikan MTsN 10 Sleman yang disampaikan oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Haryanto, S.Pd.
Materi tersebut mengangkat tema “Strategi Meraih Prestasi Melalui Manajemen Kurikulum Terpadu.” Pemaparan membahas strategi pengelolaan kurikulum sebagai salah satu bagian penting dalam mendukung pencapaian prestasi peserta didik dan pengembangan madrasah secara menyeluruh.
Selain pencapaian akademik, aspek pembentukan karakter menjadi perhatian utama MTsN 10 Sleman. “Penanaman karakter dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan berbagai persoalan yang dapat muncul di lingkungan pendidikan, termasuk bullying dan persoalan di ruang digital atau cyber,” ungkap Haryato lebih lanjut.
Kegiatan kunjungan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan keterbukaan. Kedua madrasah saling bertukar informasi mengenai pengelolaan pendidikan serta berbagai inovasi yang dapat dikembangkan sesuai dengan kondisi masing-masing.
MTsN 10 Sleman menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan MTsN 1 Bangka. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi awal dari terjalinnya kerja sama dan komunikasi yang lebih baik serta membuka kesempatan bagi kedua madrasah untuk terus belajar dan berkembang bersama.
Acara seremonial dilanjutkan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan tukar vandel antarkedua madrasah. (nsw)