Sleman (MTsN 10 Sleman). Pengawas Madrasah, Asih Budiati, S.Pd., M.Sc. memandu kegiatan penyelarasan kurikulum MTsN 10 Sleman bertema “Menyemai Cinta, Menuai Karakter” Kamis (9/7). Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan Bimtek Implementasi Deep Learning dan Kokurikuler MTsN 10 Sleman. Bertemoat di Ruang Kelas Baru Gedung SBSN , kegiatan diikuti segenap guru MTsN 10 Sleman.
Implementasi berfokus pada langkah -langkah penyusunan modul ajar atau RPP. Ia mengingatkan kembali tentang tahapan penentuan Capaian Pembelajaran (CP), pemilihan Kata Kerja Operasional (KKO), penentuan konten materi, hingga perumusan Tujuan Pembelajaran (TP) dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP). Tidak hanya itu, pemetaan Jam Pelajaran (JPL) dan pembagian semester disusun secara presisi guna memastikan target pembelajaran dapat tercapai secara efektif .
Lebih lanjut dipaparkan bahwa Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) merupakan inovasi RPP yang dintegrasikan dengan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan Deep Learning.”Pengintegrasian ini bertujuan agar siswa dapat belajar secara lebih mendalam dan bermakna, “tukas Asih Budiati.
Selain administrasi kelas, Asih Budiati memandu merancang program kokurikuler melalui kolaborasi lintas disiplin ilmu antara mata pelajaran. Asih, mengilustrasikan integrasi pembelajaran IPA, Bahasa Indonesia, dan Al-Qur’an Hadis melalui proyek bertema “Lingkunganku Sehat, Aku Kuat”. Implemantasinya, siswa diajak untuk menerapkan 7 kebiasaan sehat sehari-hari di madrasah. “Dengandemikian, ilmu pengetahuan tidak lagi menjadi hafalan ujian yang terpisah, melainkan diterapkan langsung dalam kehidupan nyata, “tegasnya.
Untuk memastikan program berjalan optimal, kegiatan kokurikuler dialokasikan sebesar 6 Jam Pelajaran (JPL) di bawah kendali seorang koordinator. “Tugas utama koordinator meliputi perancangan program, penyusunan jadwal, hingga evaluasi berkala agar program kokurikuler yang dirancang dapat tercapai secara berkelanjutan, “ujar Asih Budiati di akhir pembahasan. (nsw)