Sleman (MTsN 10 Sleman) – Publikasi merupakan unsur yang tidak terpisahkan dalam komunikasi di era digital. Menyadari hal tersebut, MTsN 10 Sleman terus berupaya menunjukkan eksistensinya melalui penguatan branding di dunia maya. Berbagai prestasi dan kegiatan madrasah yang berharga kini rutin diabadikan melalui publikasi, sejalan dengan mandat dari Kementerian Agama.

Berbagai upaya dan prestasi di bidang publikasi telah ditorehkan oleh MTsN 10 Sleman. Nama madrasah ini tak lagi tenggelam, melainkan terus berkibar melalui berbagai kanal media seperti YouTube, Facebook, TikTok, Instagram, dan laman berita resmi  dengan kontributor tim publikasi, IT, dan  Humas.

Pencapaian tersebut tidak membuat MTsN 10 Sleman berpuas diri. Menghadapi kebutuhan informasi yang semakin masif, madrasah berupaya menjawab tantangan dengan melibatkan seluruh unsur—mulai dari murid, tenaga kependidikan (tendik), hingga guru—untuk berkontribusi dalam pemberitaan. Memasuki tahun ajaran baru 2026/2027, kontribusi kolektif ini semakin digiatkan.

Waka Humas MTsN 10 Sleman, Ika Damayanti, mencetuskan program inovatif bertajuk “One Man, One Month, One News.” “Artinya, setiap bulan satu guru dan pegawai ditugaskan menulis minimal satu berita,” terang Ika. Program ini disambut positif oleh warga madrasah. Nelly Saraswati, jurnalis MTsN 10 Sleman, menambahkan bahwa menulis bukanlah hal yang mustahil bagi siapa pun. “Semua pihak sebenarnya mampu menulis, asalkan ada kemauan untuk mencoba,” ujarnya dalam obrolan Rabu, (4/2/2026).

Bak gayung bersambut, sejak Januari 2026, satu per satu guru dan pegawai mulai menelurkan karya tulisnya. Di tengah kesibukan tugas guru dan pegawai  meramaikan situs web madrasah dengan artikel pendidikan dan berita. Berbagai tema disajikan secara menarik, mulai dari seputar PPTKA, kegiatan MGMP,  Makan Bergiz Gratis (MBG), komite madrasah  hingga catatan prestasi siswa.

Karya-karya guru ini diharapkan menjadi pemantik semangat menulis yang lebih luas di lingkungan madrasah. Situs web madrasah pun diposisikan sebagai media yang tepat untuk menuangkan kreativitas.

Kepala MTsN 10 Sleman, Paijo, S.Ag., merespons positif geliat menulis ini. “Semoga semakin banyak guru dan pegawai yang berkarya untuk membahanakan nama madrasah,” harapnya di sela-sela kesibukan.(nsw)