Kompetisi  Nasional Bidang Studi: MTsN 10 Sleman Sabet Delapan Medali Peraih Medali MTsN 10 Sleman
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2022-02-11 11:05:36

 

 

Sleman (MTsN 10 Sleman)—Kompetisi bagi pelajar merupakan  ajang  untuk menggali potensi dan prestasi.  Aneka prestasi telah menjadi tradisi  bagi MTsN 10 Sleman. Berbagai ajang olimpiade bidang studi  yang akhir-akhir ini marak digelar. Hal ini membawa nuansa kompetisi posirif antarpelajar setanah air. Bak gayung bersambut, peserta didik MTsN 10 Sleman kembali kembali berkompetisi dan meraih prestasi dalam ajang Kompetisi Nasional yang diselenggarakan Lembaga Penyelenggara Kompetisi dan Olimpiade Independen, Surabaya, Jawa Timur.

Berdasarkan Surat Keputusan Pemenang Nomor: HBM-SK/007/11/2022,  delapan  peserta didik MTsN 10 Sleman berhasil meraih medali.  Mereka terdiri dari:

1. Intan Khoirunnisa Idris, Medali Perunggu Bidang Quran Hadis;  

2. Azzahra Putri Nan Anggun Medali Perunggu Biologi;  

3. Alva Elis Nuzfa Medali Perak Bidang Matematika;  

4. Rasty Aisyafitri Medali Perunggu Bidang Fikih;                  

5. Marseliena Dwi Hanifah Medali Perak Bidang Biologi;  

6. Fauziyah Dwi Ramadhani Medali Perunggu Bidang Fikih;

7. Rasty Aisyafitri Medali Perunggu Bidang Fikih;

8. Aura Putri Limay Medali Perunggu Bidang Akidah Akhlak;

9. Mutia Nurul Muthmainnah Medali Perunggu Bidang Quran Hadis (SMA)

“Alhamdulilah, bertambah kembali koleksi medali anak-anak kita .Semoga berkah, “ujar Etyk Nurhayati menyambut penuh syukur setiap prestasi peserta didk. “Mudah-mudahan prestasi siswa dapat dipertahankan dan memotivasi  peserta didik yang lain”, lanjut Etyk.

Melalui tagline Prestasimu, Prestasiku, Prestasi Kita (MUKUTA) MTsN 10 Sleman concern menggali potensi dan prestasi peserta didik. Memasuki bulan ke-2 tahun 2022, belasan prestasi telah diraih dalam bidang mata pelajaran, olah raga, dan riset. Salah satu ajang bergengsi, tim riset berhasil meraih medai emas internasional ajang  Asean Innovative Science Environmental Enterpreuner Fair (AISEEF) , 5 Februari 2022. (nsw)

Sleman (MTsN 10 Sleman)—Tim riset MTsN 10 Sleman kembali menorehkan prestasi. Kali ini, tim berhasil meraih medali emas dalam ajang Asean Innovative Science Enviromental and Enterpreneur Fair (AISEEF).  Dibandingkan even tahun-tahun sebelumnya,  AISEEF kali ini diikuti  peserta terbanyak yakni 20 negara dengan total peserta 447 tim riset.  

Kakanwil Kementerian Agama DIY Dr. Masmin Afif melalui Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Abd. Su’ud memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan tersebut. “Selamat, MTsN 10 Sleman luar biasa. Terus giatkan penelitian untuk meraih prestasi gemilang. Inilah bukti Kemenag JOGJA Mempesona,” tandas Abd. Su’ud saat dihubungi Humas, Ahad (6/2/2022) malam.

Teliti  Daun Telang dan Ketapang sebagai Bahan Deterjen Ramah Lingkungan, MTsN 10 Sleman Raih Medali Emas AISEEF

Teliti  Daun Telang dan Ketapang sebagai Bahan Deterjen Ramah Lingkungan, MTsN 10 Sleman Raih Medali Emas AISEEF

Beranggotakan Fitri Isna Hanifah, Adelia Aisyah Putri,  Arya Dimas Pandhutanaya, dan Bima Panji Wicaksana , tim berhasil mempertahankan hasil penelitian dengan judul Telang Leaves and Ketapang Leaves Biodegradable Detergent di hadapan juri secara virtual  Jumat, 4 Februari 2022.

Rasa bangga, haru, dan syukur juga disampaikan Kepala MTsN 10 Sleman Etyk Nurhayati menyambut prestasi para peneliti muda,  “Alhamdulillah prestasi riset kembali diukir anak-anak kami, dan AISEEF ini adalah even internasional yang sangat ditunggu-tunggu oleh siswa yang gemar dan mempunyai minat yang tinggi di bidang penelitian,” urai  Etyk. Ia bersyukur siswanya dapat meraih emas dalam even ini.

Selaras dengan even AISEEF  tentang penelitian lingkungan, tim riset  MTsN 10 Sleman memanfaatkan bahan dari alam sekitar yang murah dan mudah didapat  yakni daun telang dan daun ketapang sebagai bahan deterjen alami yang ramah lingkungan. Penelitian ini merupakan  salah satu alternatif solusi mengatasi penggunaan deterjen yang meningkat di masa pandemi karena masyarakat lebih peduli terhadap kebersihan, utamanya pakaian.

Peningkatan penggunaan deterjen ini bisa merusak lingkungan misalnya di sungai dapat  mematikan ikan dan di tanah bisa mematikan cacing. Untuk itu,  dibuatlah biodegradable deterjen menggunakan daun telang dan daun ketapang yang harapannya lebih aman untuk lingkungan. Kedua daun tersebut mengandung saponin yang berperan dalam pembentukan busa sebagai pengganti deterjen pabrik yang kurang ramah lingkungan.

Keberhasilan tim riset MTsN 10 Sleman semakin mengokohkan branding MTsN 10 Sleman sebagai madrasah riset dua tahun terakhir ini. Hal itu melengkapi prestasi even-even sebelumnya termasuk  menjadi finalis MYRES 2021. Hasil yang diraih ini tentunya tidak lepas dari semangat anak-anak yang luar biasa, bimbingan para guru pembimbing dan dukungan dari semua guru dan warga madrasah. “Terimakasih untuk seluruh keluarga besar MTsN 10 Sleman, salam MUKUTA (Prestasimu, Prestasiku, Prestasi Kita),” pungkas Etyk. (nsw)

Sleman (MTsN 10 Sleman)—Guru dan pegawai MTs N 10 Sleman  mengikuti vaksin Covid dosis 3 (booster) Senin (31/1/2022). Vaksinasi dilaksanakan di Puskesmas Ngaglik 1 Jalan Kaliurang km 10  Sleman Yogyakarta arah  Utara 2 km dari MTsN 10 Sleman. Dari total 38 guru dan pegawai, 26 guru dan pegawai telah memenuhi syarat dan ketentuan untuk dilakukan vaksinasi pada kesempatan tesebut. Tahun lalu, MTsN 10 Sleman telah bekerja sama pula  dengan Puskesmas Ngaglik 1 dalam program vaksin Covid 19 dosis 1 dan 2  bagi 1000 siswa madrasah sekitar Ngaglik.

Peserta vaksin 3 (booster)  MTsN 10 Sleman terbagi menjadi 3 kloter yakni pukul 08.00 sd 09.00; 09.00 s.d. 10.00 dan 10.00 sd 10.30. Vaksinasi berjalan lancar, tepat waktu, tanpa antrean berarti. Petugas profesional melayani mulai dari screening hingga proses penyuntikan vaksin booster. “Vaksin  dari Pfizer dosis 0,15 ml ya,  Ibu, “ucap petugas  seraya menyuntikkan vaksin ke salah satu guru. “Tidak tegang kok, biasa saja, ucap Rusyiamti,S.Pd., MSi. guru matematika MTsN 10 Sleman saat ditanya kesan saat vaksinasi.

Gandeng Puskesmas Ngaglik 1, Guru dan Pegawai MTsN 10 Sleman Lancar  Ikuti Vaksin Booster

Meski dalam tempo  singkat, koordinasi vaksin berjalan lancar. Hal ini tidak lepas dari koordinasi intensif dari Kepala MTsN 10 Sleman Etyk Nurhayati, S.Pd.I, M.Pd. melalui moda WA Group madrasah. Malam sebelumnya, Etyk mengingatkan kembali agar peserta vaksin datang 15 menit sebelum jadwal seraya  membawa persyaratan  kartu vaksin, foto kopi KTP, dan lembar screening. Tak lupa Eyk memotivasi guru pegawai ,”Karena vaksin dosis 3 untuk saat ini masih langka, bagi yang sudah memenuhi syarat mari manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya,” terang Etyk. Ada pun syarat untuk calon peserta vaksin 3 (booster)  diantaranya telah memasuki durasi 6 bulan dari vaksin dosis 2 dan memenuhi lolos screening kesehatan. (nsw)

Sisihkan 1.827  peserta, MTsN 10 Sleman Raih Emas  Olimpiade Nasional Bahasa Indonesia

 

Sleman (MTsN 10 Sleman)—Sudah menjadi fenomena bahwa minat baca dan literasi pelajar Indonesia masih rendah. Namun, hal itu tidak berlaku bagi Belva Zada. Siswa kelas 8 MTsN 10 Sleman ini unggul dalam literasi membaca. Berbagai kejuaraan bidang bahasa telah diraihnya. Terakhir, Belva meraih medali emas olimpiade nasional bahasa Indonesia secara online yang diselenggarakan Dhivya Cahaya Prestasi.  Ia berhasil menyisihkan 1827 peserta tingkat SMP/Mts negeri dan swasta seantero Indonesia.  Kabar gembira tersebut disampaikan Waka Kesiswaan Sargiyono, S.Pd. Jumat (28/1/2022). “Alhamdulillah, “ ucap kepala MTsN 10 Etyk Nurhayati, S.Pd., MPd. menyambut penuh syukur setiap kejuaraan yang diraih peserta didik.

Sebelumnya, Desember 2022 Belva meraih pula  medali emas olimpiade bahasa Indonesia nasional dari ASK; medali perunggu, dan medali perak olimpiade nasional bahasa Indonesia dari Smart Student.

Motivasi diri, keluarga, dan madrash   menjadi faktor penting Belva untuk terus  berkompetisi dan berprestasi. Dukungan madrasah melalui program dan tageline Prestasimu, Prestasiku,  dan Prestasi Kita  (MUKUTA) makin membahanakan  prestasi MTsN 10 Sleman. Aneka bidang kompetisi memberi peluang siswa untuk berprestasi sesuai potensi masing-masing. “Isi waktumu dengan kegiatan positif, “ pesan Belva untuk sesama pelajar. (nsw)